Overview
Apa itu Flask?
Berdasarkan Wikipedia: Flask adalah kerangka kerja aplikasi web bersifat kerangka kerja mikro yang ditulis dalam bahasa pemrograman Python dan menggunakan dependensi Werkzeug dan Jinja2.
Contoh Penggunaan Flask
Aplikasi yang menggunakan Flask antara lain adalah Pinterest, LinkedIn, dan halaman web komunitas situs Flask itu sendiri.
Instalasi Flask
Langkah 1 : Install Python
Untuk windows : https://www.petanikode.com/python-windows/
Untuk linux : https://docs.python-guide.org/starting/install3/linux/
Langkah 2 : Buat Virtual Environment
python3 -m venv FlaskEnv
Setelah dibuat kemudian kita aktifkan virtual environmentnya
Untuk windows :
FlaskEnv\Scripts\activate
Untuk linux :
source FlaskEnv/bin/activate
Langkah 3 : Install Flask di Virtual Environment
Pastikan sudah diaktifkan environmentnya, untuk menginstal Flask ketikan :
pip install flask
Langkah 4 : Membuat Aplikasi Flask “Hello World”
Struktur direktori aplikasi yang akan dibuat:
.
|-- app
|-- __init__.py
|-- routes.py
|-- public
|-- main.py
Isi file __init__.py :
from flask import Flask
app = Flask(__name__)
from app import routes
Isi file routes.py :
from app import app
@app.route('/')
@app.route('/index')
def index():
return "Hello, World!"
Isi file main.py :
from app import app
Untuk menjalankannya, pertama kita atur dulu variabel FLASK_APP:
Pastikan sudah berada di root folder project. Untuk windows:
set FLASK_APP=main.py
Untuk linux:
export FLASK_APP=main.py
Setelah itu baru kita jalankan untuk kita lihat hasilnya via browser:
flask run
Output :
Jika kita buka via browser akan diperoleh :